Mengatasi Base System Device pada Device Manager

Saat kita melakukan instalasi sistem operasi seperti windows dengan tujuan biasanya untuk mengupgrade ke sistem yang lebih baru atau hanya sekedar untuk memperbaiki karena terjadi keruakan windows yang kita gunakan. Saat perangkat kita dilengkapi dengan driver mungkin tidak akan menjadi masalah setelah instalasi sitem, namun mesalah kadang kita temui jika peragkat yang kita instal ulang tidak dilengkapi dengan driver bawaan. Salah satu masalah yang mungkin muncul adalah tidak dikenalinya salah satu bagian perangkat keras kita oleh sistem operasi sehingga kita harus melakukan instalasi driver yang diperlukan agar perangkat dapat berjalan.  Untuk mengetahui perangkat apa saja yang belum dikenali oleh sistem kita bisa mengetahuinya melalui Device Manager, perangkat yang belum dikenali oleh sistem biasanya akan muncul pada Other Devices dan diberi tanda ” ! “. Driver ini dapat kita download melalui internet jika kita telah mengetahui driver yang dibutuhkan, namun kadang di Device Manager pada Other Device muncul perangkan berupa ” Base System Device ” atau unknown devices, sehigga mebingungkan kita driver apa yang harus kita download. Berikut adalah salah satu cara mencari driver yang dikenali sistem sebagai base system devices :

1. Masuk ke device manager (klik kanan pada My Computer -> Klik Device manager) selanjutnya klik kanan pada perangkat dengan id Base System Device -> Update Driver Software -> Search automatically for updated driver software.

Jika cara ini tidak berhasil karena adanya masalah jaringan iterternet atau permasalahan lain bisa kita coba dengan cara ke 2 yang sudah saya coba di perangkat saya dan berhasil.

2. Masuk ke Device Manager selanjutnya Klik kanan pada perangkat dengan keterangan Base System Device dan pilih Properties

klik pada bagian Tab Details

pada bagian Property ganti ke Hardware Ids

perhatian pada bagian Value Id VEN sebagai vendor dan DEV sevagai Devices

Selanjutnya kita akan mencari perangkat ID dari VEN atau DEV yang diketahui sehingga kita dapat download driver dan instal di perangkat kita.

Buka alamat situs https://devicehunt.com dan masukkan ID VEN atau DEV yang telah kita ketahui

Bisa kita pilih pencarian berdasarkan Vendor atau Device, kali ini saya coba pencarian melalui Device.

setelah hasil diketahui silahkan anda mengnjungi situs resmi yang terdapat pada detail Vendor Name atau bisa anda Copy pada bagian Chip Description dan Paste kan pada situs pencarian Google untuk mencari driver yang sesuai.

Sekian dan semoga bermanfaat, selamat mencoba.

Cara akses router Mikrotik RB 941 – 2nD tanpa IP Publik

IP public adalah IP yang digunakan dalam jaringan global Internet, karena kelas IP ini digunakan di dalam jaringan internet maka IP ini bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung. Dengan IP publik tidak akan menjadi masalah apabila kita ingin memantau atau melakukan konfigurasi mikrotik kita dari jarak jauh melalui jaringan internet. Jika koneksi internet kita menggunakan modem atau rt/rw net biasanya kita hanya mendapatkan koneksi dengan IP Privat. IP ini hanya bisa diakses dari jaringan local saja dan tidak bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung tanpa bantuan router (NAT), sehingga tidak bisa secara langsung kita gunakan untuk  mengakses mikrotik dari luar jaringan yang ada.

Untuk mensiasati hal tersebut kita dapat menggunakan bantuan VPN yang banyak tersedia secara gratis maupun berbayar dapat dipilih sesuai kebutuhan. Beberapa contoh tunnel VPN yang bisa kita gunakan secara gratis pada saat ini yaitu my.centertunnel.com dan tunnel.my.id

Cara konfigurasi dengan menggunakan kedua kedua VPN diatas hampir sama, namun kali ini kita akan mencoba untuk mengakses mikrotik tanpa ip publik dengan menggunakan tunnel.my.id dan berikut cara konfigurasinya :

 

1. Silahkan buka tunnel.my.id  dan lakukan registrasi jika belum memiliki akun atau log ini jika sudah memiliki akun aktif

 

2. Setelah berhasil masuk di tunnel.my.id di menu VPN klik Add VPN Account


Pilih lokasi server (US : Gratis atau ID : Berbayar ) bisa dicoba dengan menggunakan My Tunnel US 1/2

Isi username dan password yang akan digunakan untuk konek VPN dari mikrotik

Isi CNAME Domain jika anda memiliki web / blog dengan hosting sendiri, namun sebelumnya harus membuat CNAME pada CPANEL web hosting anda dan di koneksikan dengan server tunnel.my.id Jika tidak bagian ini bisa Dikosongkan.

Klik Save and go back to list maka akan tampil informasi dari server yang telah kita buat

 

3. Log in ke mikrotik (dapat melalui winbox) lalu Klik menu interface

Pada menu interface Klik simbol “+” untuk menambah interface baru

Pilih OVPN Client

Pilih TAB Dial Out dan isikan informasi server yang kita peroleh saat daftar akun VPN di tunnel.my.id

Setelah semua informasi terisi dengan benar silahkan apply dan perhatikan status harus connected

 

Selesai

 

Silahkan coba akses mikrotik, jika melalui web lihat Port 80 akses pada alamat server yang diberikan di informasi akun VPN atau bisa melalui CNAME. (login dengan username dan password mikrotik kalian)

Akses mikrotik jika melalui winbox lihat Port 8291 akses pada alamat server yang diberikan di informasi akun VPN (login dengan username dan password mikrotik kalian)

Akses mikrotik jika melalui Putty di Port 22 akses pada alamat server yang diberikan di informasi akun VPN (login dengan username dan password mikrotik kalian)

 

error: