Search for:

Macam Kabel Audio

Kabel audio adalah sebuah kabel yang didesain khusus untuk digunakan dalam mengirimkan sebuah sinyal audio sehingga aman dari gangguan / interferensi lingkungan serta perangkat lain yang digunakan. Kabel audio memiliki impedansi sebesar 600 ohm.

Kabel ini biasa digunakan pada konfigurasi dan instalasi peralatan audio seperti microphone, audio mixer serta perangkat output audio. Cara menggulungnya yaitu dengan cara mengikuti alur kabel sehingga menciptakan gulungan melingkar secara sempurna. Secara garis besar kabel audio dibagi menjadi 2 yaitu balanced dan unbalanced namun ada juga yang menamakan sebagai kabel stereo dan mono:

1. Balanced

Sistem balanced adalah sebuah metode  penyambungan pada sebuah peralatan audio, dengan menggunakan saluran berimpedansi yang seimbang dan stabil. Yaitu penyambungan antara (+) (-) dan ground terpisah sehingga kabel memiliki 2 buah core dan 1 shield. Seperti pada gambar berikut

image from google

 

2. Unbalanced

Sitem unbalance adalah sistem perkabelan yang cara penyambungan kabelnya antara minus dan ground menjadi satu sehingga kabel hanya terdiri dari 1 core dan 1 shield. Seperti pada gambar dibawah ini

image from google

THE SIX ELEMENTS OF MIXING

Dari Bobby Owsinki “The Mixing Engineers Handbook”

Ada enam elemen penting dalam mixing audio yang biasa disebut dengan the six element of mixing :

  1. Balance
  2. Panorama
  3. Frequency- equalizing
  4. Dimension
  5. Dynamics
  6. Interest

Balance
Balance (keseimbangan) yaitu berhubungan dengan level instrumen musik atau sumber suara. Hal ini berkaitan dengan aransmen musik itu sendiri. Balance adalah elemen paling dasar atau paling utama dari kegiatan mixing. Mixing yang bagus harus berawal dari balance , tanpa balance elemen yang lain menjadi tidak begitu penting.

Adanya beberapa materi suara yang dimainkan secara bersama pada level yang sama akan menimbulkan kesan bahwa masing-masing suara tersebut saling berebut perhatian. Oleh karena itu diperlukan pengaturan level dari setiap materi suara.

 

Panorama
Panorama yaitu penempatan sumber suara dalam sound field (ruang diantara dua speaker). Merupakan salah satu bagian terpenting atau menentukan dalam kegiatan audio mixing. Penempatan sumber suara bisa dilakukan dengan saling menjauhkan antara suara instrument yang saling berbenturan . Panning yang tepat dari suatu track ( hasil rekaman) juga dapat membuat suara track tersebut lebih megah, luas dan dalam.

 

Frequency Range- Equalizing

Frequency Range adalah rentang frekuency dimana keseluruhan dari materi atau sumber suara terwakili. Meskipun masing-masing track telah dibuat sejernih mungkin dan semegah –megahnya. Pada waktu membenahi track satu persatu, saat digabungkan beberap track masih kurang jernih atau tidak sesuai keinginan . Oleh karena itu jarak antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dari track tersebut harus diperlebar.
Tujuan utama melakukan equalizing untuk membuat sumber suara terdengar lebih jernih membuat semua sumber suara lebih menyatu.

 

Dimension
Dimension (dimensi) adalah ambient field dimana satu track atau beberapa track ditempatkan. Dimensi dibuat atau dimaksimalkan ketika audio mixing dengan menambahkan efek seperti reverb atau delay. Bisa juga disebut menambahkan suasana ke sumber suara atau membuat kembali lingkungan akustik.

 

Dynamics

Dynamics adalah rentang dari titik terlemah hingga titik terkeras dari sumber suara. Untuk mengatur dynamics ini digunakan compressor. Mengontrol dynamics berarti menjaga level suara tetap sama. Prinsip kerjanya mengangkat level suara yang lemah dan menurunkan level suara yang kuat.

 

Interest
Membuat  hasil audio mixing menjadi special dan tidak hanya benar secara teknik tapi juga harus menarik . Mixing engineer harus tau tujuan atau arah dari karya yang diproduksi  atau yang akan di mixing, kemudian mengembangkan.

 

error: